Tanggamus –indeks Republik- Ulang tahun bukan sekadar penanda bertambahnya usia, melainkan momentum refleksi atas pengabdian dan tanggung jawab yang diemban. Pada 4 Maret 2026, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kotaagung, Andi Gunawan, A.Md.IP., S.H., M.Si., kembali diingatkan pada satu hal penting: amanah negara yang melekat di pundaknya.
Ketua Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) DPC Tanggamus, M. Darwin CF.LE, menyampaikan ucapan selamat ulang tahun sekaligus harapan besar terhadap konsistensi kepemimpinan di tubuh Lapas Kotaagung.
“Selamat ulang tahun kepada Bapak Andi Gunawan. Jabatan adalah amanah, dan usia adalah pengingat bahwa setiap langkah kepemimpinan akan tercatat dalam sejarah pengabdian. Kami berharap beliau terus menjaga integritas, memperkuat transparansi, dan menegakkan profesionalisme dalam sistem pemasyarakatan,” tegas M. Darwin.
Menurutnya, Lembaga Pemasyarakatan bukan sekadar tempat menjalani hukuman, melainkan ruang pembinaan yang menentukan masa depan warga binaan. Karena itu, kepemimpinan yang tegas, humanis, dan bersih dari praktik-praktik menyimpang menjadi harga mati.
GWI DPC Tanggamus menilai, di tengah tuntutan reformasi birokrasi dan keterbukaan informasi publik, Kalapas harus mampu menjadi figur yang tidak hanya administratif, tetapi juga visioner. Sinergi dengan media, lanjut Darwin, merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan publik.
“Pers akan selalu menjadi mitra kritis. Kami mendukung kinerja yang baik, namun juga akan tetap menjalankan fungsi kontrol sosial demi memastikan lembaga negara berjalan sesuai koridor hukum dan kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Momentum pertambahan usia ini diharapkan menjadi titik penguatan komitmen bagi Kalapas Kotaagung untuk terus menghadirkan sistem pemasyarakatan yang berintegritas, akuntabel, dan berorientasi pada pembinaan nyata, bukan sekadar formalitas program.
Bagi GWI, penghormatan kepada seorang pemimpin bukan hanya ucapan seremonial, melainkan pengingat bahwa jabatan publik adalah ruang pengabdian yang harus dijaga dengan kehormatan dan tanggung jawab.(HERWANSYAH/Tim GWI)





