Tanggamus — Hamparan hijau kangkung di area kebun Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kotaagung menjadi saksi tumbuhnya harapan dan kemandirian warga binaan, Rabu (8/4/2026). Dengan penuh semangat, warga binaan bersama petugas memanen hasil tanaman yang telah dirawat dengan tekun. Lahan seluas 20 meter persegi itu seolah menjadi ruang belajar kehidupan, tempat benih-benih keterampilan ditanam dan dipanen sebagai bekal masa depan.
Panen yang berlangsung menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat di balik tembok pembatas. Hasil panen kemudian ditimbang di dapur sebagai bentuk pengelolaan hasil yang terarah. Tak berhenti di situ, tangan-tangan yang sama kembali menabur benih kangkung di lahan yang telah dipanen, menggambarkan siklus kehidupan yang terus berputar—habis satu, tumbuh yang lain; selesai satu, dimulai kembali dengan harapan baru.
Kalapas Kotaagung, Andi Gunawan, menerangkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar panen, melainkan langkah nyata dalam memberdayakan warga binaan untuk mendukung ketahanan pangan. Program ini menjadi bagian dari implementasi 15 akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta selaras dengan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Ibarat menanam asa di tanah yang sama, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kemandirian dan keterampilan yang akan terus berbuah, bahkan setelah masa pembinaan usai. (Red)





