Bandar Lampung – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung mengapresiasi pelaksanaan Grassroots Festival Sepakbola Piala Presiden 2026, kategori usia 10 tahun (U10) dan usia 12 tahun (U12) yang digelar Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Lampung di Lapangan Mini Soccer Urip Sumoharjo, Bandar Lampung, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan yang diikuti puluhan Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai daerah di Lampung tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun sistem pembinaan atlet sepak bola sejak usia dini.
Festival Grassroots Piala Presiden 2026 tingkat Provinsi Lampung diikuti sebanyak 27 tim pada kategori U10 yang bertanding pada 13–14 Juni 2026. Sementara kategori U12 diikuti 32 tim yang akan berlaga pada 15–16 Juni 2026.
Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria, mengatakan pembinaan yang dilakukan secara berjenjang merupakan kunci utama dalam mencetak atlet sepak bola yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Menurutnya, ajang Grassroots Festival Piala Presiden 2026 tidak hanya menjadi wadah kompetisi bagi anak-anak, tetapi juga sarana untuk menjaring talenta-talenta muda yang berpotensi menjadi pemain masa depan Lampung.
“Ajang seperti ini sangat penting karena menjadi ruang kompetisi sekaligus pembinaan bagi anak-anak usia dini. Dari sini akan muncul bibit-bibit potensial yang nantinya bisa dibina lebih lanjut,” ujar Riagus dalam keterangannya, Sabtu (13/6/2026).
Ia menilai tingginya antusiasme peserta yang mencapai puluhan tim menjadi indikator positif perkembangan sepak bola usia muda di Provinsi Lampung.
“KONI Lampung mendukung penuh program pembinaan yang dilakukan PSSI Lampung. Pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan. Tidak cukup hanya kompetisi senior, tetapi usia dini juga harus mendapatkan perhatian serius,” tambahnya.
Sementara, Sekretaris PSSI Lampung, Mursalin Lamo, mengatakan tingginya minat peserta menjadi motivasi bagi pihaknya untuk terus memperluas program pembinaan sepak bola usia dini hingga ke tingkat sekolah dasar.
Menurut Mursalin, PSSI Lampung berkomitmen mengembangkan kompetisi dan festival sepak bola usia muda secara berkelanjutan sebagai bagian dari proses pembentukan pemain masa depan.
“Kami akan terus mengembangkan festival usia dini mulai U10, U12 hingga kelompok usia lainnya sebagai jenjang pembinaan pemain muda di Lampung,” katanya.
Ia menambahkan, melalui ajang tersebut akan dipilih masing-masing satu tim terbaik dari kategori U10 dan U12 untuk mewakili Provinsi Lampung pada putaran nasional Grassroots Festival Piala Presiden 2026.
Melalui kompetisi usia dini yang terstruktur dan berkesinambungan, diharapkan semakin banyak talenta muda Lampung yang mampu berkembang dan mengharumkan nama daerah di kancah sepak bola nasional.





