BANDAR LAMPUNG — Pelantikan kepengurusan DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung masih belum jelas pasca-Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar Senin, 21 September 2026.

 

Ketua terpilih, Rycko Menoza, menggelar konferensi pers Selasa, 22 September 2026, menanggapi perbedaan informasi yang mencuat terkait penyusunan kepengurusan.

 

Menurut Rycko, seharusnya susunan kepengurusan disusun bersama oleh tim formatur yang dibentuk dalam Musda. Namun kenyataannya, tim formatur belum menggelar rapat pembahasan, padahal sebuah daftar kepengurusan sudah beredar.

 

“Dari tim formatur sendiri menyampaikan bahwa mereka belum mengadakan rapat apa pun. Tetapi tiba-tiba sudah ada susunan kepengurusan. Ini yang menjadi pertanyaan bagi kami,” ujar Rycko.

 

Rycko menegaskan persoalan ini tidak boleh berlarut-larut. Kejelasan struktur sangat dibutuhkan agar roda organisasi dapat segera berjalan. Dirinya bersama jajaran siap bekerja, namun belum bisa bergerak lantaran Surat Keputusan (SK) belum diterbitkan.

 

“Kami mau bekerja, tetapi apa daya SK kami belum ada. Harapan kami pelantikan segera dilaksanakan dengan kepengurusan yang jelas agar kami bisa menjalankan tanggung jawab,” katanya.

 

Tim Formatur Janji Gelar Rapat Lanjutan

 

Di sisi lain, tim formatur menyatakan susunan yang beredar belum sah dan akan dibahas dalam rapat lanjutan. Rapat tersebut menjadi forum resmi untuk menyepakati komposisi sekaligus memastikan struktur yang diajukan sudah disepakati bersama seluruh anggota tim.

 

Proses ini diharapkan segera menemukan titik terang agar tidak menimbulkan kebingungan di lingkungan internal partai.

 

Rycko berharap hasil rapat segera ditindaklanjuti hingga penerbitan SK dan pelantikan.

 

“Intinya kami berharap semuanya segera jelas. Kalau kepengurusan sudah jelas, SK sudah ada, lalu dilantik, kami bisa langsung bekerja. Jangan sampai persoalan administrasi ini justru menunda langkah organisasi,” pungkasnya.

 

Hingga Selasa, 22 September 2026, jadwal pelantikan DPD II Golkar Bandar Lampung periode 2026–2031 belum ditetapkan secara pasti.